5 Hal Unik yang Bisa Ditemui di Museum Kosmetik di Korea Selatan

TribunSumut.comSEOUL – Perusahaan kosmetik Korea Selatan, Amorepacific, mendirikan museum yang berisi edukasi tentang skin care dan kosmetika di negara tersebut. Banyak hal menarik bisa ditemui di museum itu.

Di museum ini terdapat rangkaian cerita sejarah tentang perkembangan produk kosmetik di Korea Selatan. Setidaknya ada lima hal unik tentang museum ini yang dilihat Koran Sindo dan SINDOnews saat berkunjung beberapa waktu lalu.

 

1. Arsip produk kosmetik sejak adanya produk kosmetik pertama
Di sini bisa dilihat kemasan-kemasan produk berbagai merek yang pernah dikeluarkan oleh Amorepacific sebagai produsen kosmetik sejak tahun 1930-an. Tiap kemasan dipajang dalam lemari kaca dan disusun serta ada informasi tahun dikeluarkan.

“Ada sekitar seratusan merek yang dipajang di sini. Brand kita sendiri ada sekitar 250, dan masih ada 35 merek yang akan diproduksi,” ungkap Yu Jin Huang, Pemandu di Museum Amorepacific.

2. Poster Wanita Korea dari Masa ke Masa
Di salah satu ruangnya, bahkan bisa ditemukan berbagai poster wanita korea yang sempat dijadikan model produk. Dari sini pengunjung pun bisa membedakan bagaimana perubahan kecantikan wanita korea dari masa ke masa.

3. Ruang Khusus untuk Arsip Baju Seragam Pekerja Pembuat Kosmetik
Seragam pekerja di Amorepacific ternyata berganti-ganti dari masa ke masa. Anda pun bisa melihatnya sebagai sesuatu yang unik bagaimana fashion di era tertentu ikut mempengaruhi seragam yang dibuat perusahaan kosmetik Korea di masanya.

4. Mesin Pembuat Bubuk Kosmetik Pertama
Di Amore Archive juga dipajang dua mesin pertama yang dibeli dari Jerman untuk membuat kosmetik. Mesin pembuat bubuk kosmetik ini dibeli tahun 1959.

5. Merchandise dari Masa ke Masa
Merchandise seperti dompet kosmetik untuk hadiah saat membeli produk juga sering dikeluarkan perusahaan dan itu berbeda-beda dari masa ke masa. Disini Anda dapat melihatnya.

Nah, tertarik untuk datang ke musim ini? Museum ini dibuka untuk umum, namun sebaiknya dibuat perjanjian terlebih dahulu. Museum ini menjadi tempat study tour para siswa dan mahasiswa.