Penelitian Ceko Ramalkan Meteor Akan Jatuh Di bUmi 5 Tahun Lagi

Tribunsumut.com  –  Namun, sekelompok peneliti independen dari Ceko belum lama ini mengeluarkan temuan bahwa kemungkinan besar ada asteroid besar yang tersembunyi di balik hujan meteor Taurid. Dan asteroid ini sedang menuju Bumi dan berpotensi menabrak Bumi.
Hujan meteor Taurid adalah kejadian tahunan yang terjadi ketika Bumi melintasi jalur meteor yang berasal dari asteroid yang tertarik oleh komet Encke.

BACA BERITA :  wow!! Pria Ini Bangun Jalan Pakai Kulit Kerang

BACA BERITA : Wow! Pria Ini Datang Kerumah Janda Dengan Membawa Tisu Pejantan
Biasanya hujan meteor ini terjadi di antara bulan Oktober dan November tiap tahunnya dan terjadi di arah rasi bintang Taurus.
Komet Encke memiliki orbit mengelilingi Matahari setiap 3,3 tahun sekali, dan setiap kali Bumi melintasi jalur orbit komet tersebut maka debu-debu dan batu kecil yang tertarik oleh gravitasi komet ini akan terbakar di atmosfer Bumi dan terlihat seperti bintang jatuh di langit.

Menurut para peneliti dari Ceko, asteroid yang tersembunyi di dalam debu Taurid itu ada yang berukuran besar dan saat melintas Bumi akan tertarik oleh gravitasi Bumi dan akan menabrak Bumi.


Temuan terbaru dari NEOWISE tersebut menguatkan teori penemuan para peneliti Ceko itu, di mana terjadi peningkatan gerakan komet yang kemungkinan besar disebabkan oleh asteroid besar yang tersembunyi di dalam Taurid.

Jika kalkulasi mereka benar, maka pecahan dari asteroid tersebut akan memasuki Bumi pada tahun 2022, 2025, 2032, atau 2039. Setiap kali masa hujan meteor Taurid.

Ini Dia Ciri-ciri Asteroid

Asteroid yang terletak diluar sabuk asteroid juga banyak misalnya yaitu asteroid Trojan. Asteroid ini terletak di sepanjang jalur orbit Jupiter.

Asteroid yang terkenal dekat dengan orbit bumi yaitu diantaranya Atens, Amors dan Apolos. Ketiga asteroid tersebut juga kadang-kadang berputar melintas jalur Mars dan Bumi. Asteroid ini memiliki beberapa ciri-ciri asteroid, sebagaimana dikutip www.Tribunsumut.com dari ilmugeografi.com, yaitu sebagai berikut:

Bentuknya tidak beraturan
Ateroid memiliki bentuk yang tidak beraturan. Walaupun planet juga tidak berbentuk bulat utuh tetapi bentuk asteroid lebih tidak beraturan dibanding benda langit lainnya. Ateroid yang memilki bentuk hampir bulat yaitu Ceres. Permukaan asteroid seringnya berlubang atau berkawah raksasa.

Berputar mengelilingi matahari
Matahari memang pusat dari tata surya sehingga semua benda langit akan berputar mengelilingi matahari termasuk juga dengan asteroid. Orbit asteroid dalam mengelilingi matahari berbentuk elips. Dalam berputar mengelilingi matahari, asteroid memutar-mutar dan kadang sampai terjatuh tak menentu arah kemana mereka jatuh. Hal ini yang menjadi berbahay ajika menjatuhi bumi karena dapat merusak kehidupan yang ada di bumi dan ruang publik untuk kehidupan.

Berasal dari debu dan es
Asteroid diduga menurut penelitian yaitu berasal dari debu dan es. Debu ini membeku akibat es sehingga lama-kelamaan akan membeku menjadi batu. Dipermukaan asteroid suhu rata-ratanya yaitu minus 100 derajat F atau sama dengan minus 73 derajat C. Tidak bisa dibayangin betapa dingin dan membekunya jika untuk kehidupan manusia. Asteroid merupakan benda yang padat sehingga jika membentur bumi akan menyebabkan kerusakan di lapisan atmosfer bumi.

Bentuknya lebih kecil dari planet kerdil
Asteroid memang mempunyai berbagai bentuk dan ukuran tetapi ukurannya tidak lebih besar dari planet bahkan planet kredil sekalipun yang dulu disebut pluto, tetapi seiring dengan perkembangan zaman pluto sudah tidak dianggap sebagai planet lagi karena tidak memenuhi syarat dianggap sebagai planet. Ukuran asteroid yang kecil yaitu lebih kecil dari 1 km jumlahnya ada ribuan juta yaitu tepatnya ada di sabuk utama asteroid. Asteroid dengan ukuran lebih dari 1 km jumlahnya yaitu jutaan.

Berada di orbit Mars dan Jupiter (sabuk asteroid)
Asteroid memang paling banyak terdapat pada orbit Mars dan Jupiter. Banyak sekali asteroid yang ada di orbit ini yaitu jumlahnya ratusan juta. Pusat asteroid memang berada di sabuk utama asteroid yang terletak di orbit Mars dan Jupiter ini. Tetapi bukan berati diluar sabuk asteroid tidak ada asteroid, tetap masih ada tetapi tidak sebanyak yang ada di sabuk asteroid ini. Asteroid yang ada dekat dengan orbit bumi juga ada yaitu ada tiga yaitu Amor, Apollo dan Aten.

Benda langit yang bentuknya kecil dan tidak aktif
Asteroid merupakan termasuk benda langit yang tergolong dalam kategori kecil karena memang bneda langit lain lebih besar ukurannya. Asteroid ini juga termasuk benda langit yang tidak aktif walupun mereka melakukan orbit tetapi bukan benda langit yang aktif seperti matahari, meteor, planet atau benda langit aktif lainnya. (baca : ciri planet di tata surya)

Suhunya sangat dingin
Suhu pada permukaan asteroid sangat dingin yaitu minus 100 derajat F atau sama dengan minus 73 derajat C. Suhu ini merupakan suhu yang sangat dingin jika untuk kehidupan manusia. Manusia tidak akan ada yang bisa bertahan hidup di atas suhu tersebut. Benda langit lain seperti matahari justru memiliki suhu yang tinggi.

Permukaannya berbatu
Asteroid merupakan benda yang permukaannya berbatu. Permukaan asteroid yang berbatu ini juga tidak beraturan sehingga asteroid ini jika jatuh atau saat berputar mengenai benda langit lain seperti planet bumi maka dapat membahayakan, terutama membahayakan kehidupan yang ada di bumi. Selain batu, bahan pembentuk asteroid yaitu seperti logam, besi, niken tetapi tetap yag mendominasi yaitu bebatuan.

Terdapat beribu-ribu di tata surya
Asteroid ini jumlahnya memang sangat banyak yaitu sampai beribu-ribu bahkan jika dihitung dengan asteroid yang kecil-kecil maka jumlahnya bisa berjuta-juta yang ada di tata surya ini. Jumlah asteroid yang sangat banyak ini perlu dikenali karena asteroid jika mengalami perputaran kadang-kadang dapat jatuh dan mengenai benda langit lainnya. Bahkan asteroid sejak jutaan tahun yang lalu telah ada yang menabrak bumi. Tetapi jika asteroid yang bentuknya kecil bisa terbakar terlebih dahulu oleh atmosfer bumi sebelum asteroid tersebut sampai pada permukaan bumi.
Demikian beberapa ciri-ciri asteroid. Asteroid di tata surya ini juga ada yang terkenal yaitu Ceres, Pallas, Vesta, Hygiea serta Interamnia. Kelima asteroid itu merupakan asteroid yang terkenal dengan memiliki karakteristik masing-masing yang dapat membedakan asteroid satu dengan asteroid lainnya.