Warga Bandung yang Ubah Air Hujan Jadi Layak Minum

Tribunsumut.com-Sejak lama Kota Bandung dikenal sebagai daerah yang warganya kreatif dan inovatif. Hal itu pula yang tercermin dari seorang warga di Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Simon Y Sanjaya (53) namanya. Warga yang tinggal di Komplek Rajawali Plaza No 10, Jalan Rajawali Timur, RT 5 RW 4, Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini berhasil memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

Pemanfaatan air hujan itu bermula dari Simon dan keluarga tinggal di Rajawali pada tahun 1996. Sejak saat itu dia menggunakan sumur bor untuk mendapatkan air. Rupanya air yang dihasilkan mengandung zat besi yang tinggi sehingga tidak baik.

Warga Bandung yang Ubah Air Hujan Jadi Layak Minum

“Jadi dipompa awalnya bening, sejam kemudian kuning. Mulai dari situ saya muncul ide untuk mencari sumber air yang baik,” ujar Simon kepada detikcom di rumahnya, Rabu (13/12/2017).

Sekitar tahun 2012, Simon mencoba memanfaatkan air hujan yang mengalir dari atap rumahnya untuk ditampung di tangki dan bak air. Pada percobaannya itu air yang dihasilkan bersih namun masih terdapat kotoran.

Setelah melakukan beberapa kali percobaan akhirnya didapat cara agar air hujan tersebut benar-benar bersih. Caranya adalah dengan mengalirkan air hujan ke sejumlah pipa yang tersambung ke tangki dan bak penampungan.

“Sepuluh menit pertama, air itu jangan langsung ditampung tapi dibuang. Setelahnya baru kita panen (tampung) air hujan,” katanya.

Rupanya metode tersebut berhasil dan Simon terus memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi hingga menyiram tanaman hidroponik di rumahnya.

Berjalannya waktu Simon kembali mendapatkan ide untuk memanfaatkan air hujan tersebut untuk air minum. Setelah mempelajari proses isi ulang air minum dalam kemasan, pria lulusan Teknologi Pangan Unpas ini membuat sebuah alat yang bisa mengubah air hujan menjadi air minum.

“Dengan alat ini air hujan yang kita panen diproses sehingga layak minum. Melalui ultra violet kuman dan zat berbahaya akan mati. Sehingga air yang dihasilkan lebih sehat dari air minum dalam kemasan,” katanya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan, Simon berani menjamin air olahannya itu lebih sehat lantaran telah melakukan uji lab di Dinkes Kota Bandung. Hasilnya air minum tersebut sangat layak konsumsi.

Bapak tiga orang anak ini berharap apa yang dilakukannya selama ini bisa menginspirasi warga lain untuk memanfaatkan air hujan yang melimpah untuk kebutuhan sehari-hari. Selain sehat, pemanfaatan air hujan juga bisa menghemat pengeluaran bulanan.