Kiper Persela Choirul Huda Dinyatakan Meninggal Dunia Usai Alami Benturan Kepala

TribunSumut.com– Misi Persela Lamongan mengalahkan Semen Padanguntuk menjauhi zona degradasi pada Liga 1 musim 2017, Minggu (15/10/2017), tercapai. Sayang, kemenangan ini membawa korban.

Persela vs Semen Padang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah.
Bermain di Stadion Surajaya, dua gol Persela Lamongan dibuka oleh Saddil Ramdani pada menit kedua.

Lalu, memasuki menit ke-51, Jose Manuel Coelho membuat gol kedua bagi tuan rumah.
Tiga poin ini membuat Persela mengumpulkan nilai 36, walau mereka tetap bertahan di posisi ke-13.

Sementara itu, Semen Padang tetap di peringkat ke-15 dengan nilai 29 poin.
Namun, kemenangan ini diwarnai dengan tak sadarkan dirinya kiper Persela, Choirul Huda.

Namun sayangnya, Choirul dinyatakan meninggal dunia. Pasalnya dia mengalami benturan kepala yang membuatnya hilang keseimbangan.
Menurut pihak RSUD dr Soegiri, Lamongan, yakni dr Zaki Mubarok, Huda meninggal akibat mengalami benturan.

“Choirul Huda disinyalir meninggal karena benturan di kepala dan leher,” kata dr Zaki, Minggu (15/10/2017).
“Saat dibawa ke RSUD dr Soegir Lamongan, dia masih bernapas,” ucapnya.

Choirul Huda harus mengakhiri laga lebih cepat pada saat laga Persela vs Semen Padang memasuki menit ke-45.
Aksi Huda menghalau serangan lawan dengan mengamankan bola berbuah tabrakan.
Kiper senior ini bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Setelah insiden itu, Huda tak sadarkan diri alias pingsan.
Tim medis langsung bergerak cepat dengan masuk ke lapangan, menempatkan Huda di tandu lalu membawa keluar lapangan.
Huda kemudian diberikan alat bantu pernapasan dari tabung oksigen.

Lalu, pemain yang membela Persela Lamongan sejak 1999 ini diangkut dengan mobil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.