Raja Porno AS Tawarkan Rp134,8 Miliar untuk Lengserkan Trump

TribunSumut.com,WASHINGTON – Bos penerbit majalah porno The Hutler, Larry Flynt, menawakan uang tunai USD10 juta atau sekitar Rp134,8 miliar untuk orang-orang dengan informasi yang dapat menyebabkan pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Flynt yang dijuluki “Raja Porno” ini menawarkan uang tersebut dalam iklan satu halaman penuh di surat kabar The Sunday Post edisi Minggu.

 

Dia mencantumkan enam tuduhan yang dia yakini sebagai dasar pemakzulan Trump, termasuk berkolusi dengan kekuatan asing yang bermusuhan untuk mencampuri pemilu AS dan menghasut kekerasan sipil.

”Saya merasa ini adalah tugas patriotik saya, dan tugas semua orang Amerika, untuk membuang Trump sebelum terlambat,” tulis Flynt dalam iklan tersebut.

Dia mengaku serius dengan tawaran uang tersebut. Pengusaha penerbit majalah ini menjelaskan bahwa dia benar-benar bermaksud membayar orang-orang yang akan membantunya menyingkirkan Presiden Trump.

”Saya tidak mengharapkan kroni miliarder Trump untuk mengganggunya, tapi saya yakin ada banyak orang yang tahu untuk siapa uang sebanyak USD10 juta itu. Dan hanya karena Anda membayar informasi, bukan berarti itu tidak baaik. Jangan salah, saya benar-benar berniat membayar keseluruhan, “ lanjut bunyi iklan tersebut, yang dilansir dari The Washington Post, Senin (16/10/2017).

Iklan itu juga dilengkapi nomor kontak dan alamat email untuk siapa saja yang mau “menumpahkan kotoran” pada Trump.

“Apakah dia membuat keuangan dengan berproksi dengan orang-orang Rusia? Apakah bisnis Amerika Serikat telah dikompromikan untuk melindungi bisnis kerajaan Trump? Kita perlu menyiram semuanya ke tempat terbuka,” imbuh iklan tersebut.

Flynt menambahkan bahwa dia mencari informasi dari siapa saja yang bisa memberikannya “smoking gun”, yang mungkin perihal pajak Trump atau beberapa catatan investasi lainnya yang akan menyebabkan pemakzulannya dijalankan.

Ini bukan pertama kalinya Larry Flynt menawarkan uang besar untuk mendapatkan informasi. Pada tahun 2007, dia menawarkan USD1 juta melalui iklan halaman penuh di surat kabar untuk mencari bukti dari siapa saja yang pernah melakukan hubungan seksual terlarang dengan anggota Kongres atau pejabat pemerintah lainnya.

Pada tahun 2012, Flynt kembali menjanjikan hadiah USD1 juta di depan umum, kala itu untuk informasi perihal pengembalian pajak dari calon presiden Partai Republik, Mitt Romney.